Dalam sinema modern, dikenal ada tiga universe superhero terbesar. Mereka adalah Warner Bros dengan DC Extended Universe (DCEU), Disney dengan Marvel Cinematic Universe (MCU) dan 21st Century Fox bersama para mutan X-Men. Sebetulnya apa yang dimiliki Fox seharusnya masih menjadi bagian dari Marvel karena memang lisensi untuk para mutan X-Men, Deadpool dan Fantastic Four sengaja dijual Marvel di tahun 90an demi mencegah kebangkrutan.

 

Dalam perkembangannya, X-Men (dan akhirnya Deadpool) justru sukses besar dan membuat Fox berdiri di atas angin meskipun Fantastic Four malah berujung kegagalan. Marvel pun akhirnya mampu menuai sukses besar dan menciptakan jagat superhero MCU mereka usai dibeli Disney. Menyadari kalau banyak superhero Marvel tak bisa dimasukkan karena masalah lisensi dengan Fox, Disney akhirnya mengakuisisi mayoritas saham Fox sehingga bisa semakin melebarkan MCU.

 

Pengumuman pembelian Fox oleh Disney ini diungkapkan pada 14 Desember 2017 oleh CEO Disney, Bob Iger. Iger menyebut jika mereka telah mencapai kesepakatan dengan Fox untuk membeli aset hiburan terpilih senilai USD 52,4 miliar (sekitar Rp 711 triliun). Dengan begini harapan fans untuk melihat Magneto beradu hantam dengan Iron Man, Storm melawan Thor atau bahkan Profesor Xavier dengan Doctor Strange bukanlah mimpi lagi.

 

Proyek Ambisius Rp 700 Triliun Milik Disney

 

Kerjasama solid ini akan membuat Marvel bisa mengadaptasi seluruh karakter komik mereka ke layar lebar atau serial TV. Disney menuturkan bahwa bisnis produksi Fox yang kini jadi milik Disney adalah Twentieth Century Fox, Fox Searchlight, jaringan NatGeo, operator TV berbayar Asia Star TV, saham Fox di Sky dan Hulu, jaringan olahraga Fox dan Fox 2000. Hal ini menimbulkan spekulasi jika Marvel akan menulis ulang skenario Avengers 4 setelah para mutan X-Men, Deadpool dan Fantastic Four resmi masuk MCU. Namun hal ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai amsa depan GAMBIT atau X-FORCE.

 

Semakin meraksasanya bisnis Disney ini membuat mereka akan bisa jadi pesaing kuat Netflix setelah berencana ingin memiliki platform layanan streaming. Mulai tahun 2019 nanti, Disney berencana menarik seluruh filmnya dari Netflix dan menciptakan layanan digital ala ESPN dengan akses ke 10 ribu acara olahraga. Nantinya layanan streaming Disney ini akan memuat fitur animasi, film Marvel dan Star Wars, tambahan dari konten Fox seperti X-Men, Alien & Predator, The Simpsons, Family Guy hingga The X-Files.

 

Harapan Jackman Melihat Wolverine Bantai Avengers

 

Sambutan antusias pembelian Fox oleh Disney membuat banyak fans berandai-andai apakah ada kemungkinan Wolverine bisa kembali. Karena seperti yang diketahui, mutan bercakar adamantium itu sudah tewas di film pamungkasnya, LOGAN (2017) yang sukses secara finansial dan kritikus film. Bahkan Hugh Jackman yang 17 tahun berperan sebagai Logan sudah menyatakan pensiun sehingga membuat harapan bandar togel online Wolverine masuk dalam pertarungan Avengers tinggal mimpi belaka.

 

Namun dalam wawancaranya dengan Collider, Jackman sempat mengungkapkan pemikirannya bisa melihat Hulk dan Wolverine dalam satu adegan. “Ini menarik karena selama 17 tahun saya terus berpikir itu akan sangat hebat, seperti yang ingin saya lihat, terutama Iron Man dan Hulk dan Wolverine bersama-sama. Dan setiap kali melihat film AVENGERS, saya bisa melihat Wolverine di tengah-tengah mereka semua seperti menghajar kepala mereka semua. Tapi rasanya seperti, ‘Oh baiklah, itu tidak akan terjadi’.”

 

Hmm, apakah anda termasuk yang berharap Wolverine akan benar-benar muncul?