Perusahaan Coca-Cola terus mencari cara baru untuk menarik jumlah konsumen agar tetap setia mengonsumsi produk-produk mereka. Saat ini, selain memproduksi berbagai minuman bersoda yang sudah sangat populer di dunia, perusahaan tersebut juga mencoba cara baru untuk menarik konsumen dengan menyediakan produk kopi siap minum. Di Indonesia, rencana tersebut sepertinya akan dilangsungkan dalam waktu dekat ini. Mereka pun tampak serius merealisasikan rencana tersebut.

Solusi Penjualan Minuman Soda Turun

Ya, Coca-Cola tengah mencari cara untuk tetap bertahan dan terus memajukan pasar perusahaannya. Saat ini diketahui jika popularitas minuman soda mereka di Amerika Serikat terus menurun. Oleh sebab itu, perusahaan minuman raksasa Coca-Cola saat ini sedang bertaruh dengan cara baru yakni mengenalkan jenis minuman lain: kopi. Apalagi, perusahaan merek Gold Peak, yang dikenal dengan minuman es tehnya, juga telah meluncurkan kopi siap saji di awal 2017.

Para ahli bisnis mengatakan jika ini adalah “langkah yang mungkin menjadi kunci masa depan perusahaan” karena Coca-Cola terlihat cukup kewalahan di tengah penjualan soda yang terus merosot.Analis mengatakan bahwa popularitas kopi meningkat setidaknya minuman inilah yang harus bertanggung jawab atas penurunan penjualan minuman soda.Dua tahun lalu, mungkin orang biasa mengonsumsi minuman soda bahkan saat bangun tidur sekalipun, sekarang kondisi berbeda.

Kopi siap minum sudah menjadi industri senilai $ 2 miliar.Para penggemar kopi pun memiliki sejumlah pilihan menu minuman kopi yang siap minum. Sebagai contoh, industri raksasa Starbucks telah menjajakan Frappuccino dan minuman espresso Espresso Doubleshot selama lebih dari satu dekade dan juga meluncurkan produk tersebut dengan kemasan botol dan dingin yang populer di musim panas. Ini hanya contoh bagaimana penjualan kopi siap minum terus meningkat.

Menariknya lagi, sektor minuman kopi siap minum ini diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan yang terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan, dan Coca-Cola jelas berharap bisa merebut sebagian dari pangsa pasar yang berharga itu karena lebih banyak orang memilih kopi daripada minuman bersoda. Ini pula yang mereka harapkan untuk diterapkan di Indonesia.

Coca-Cola dan Kopi Siap Minum di Indonesia

Perusahaan Coca-Cola Amatil (CCA) yang terdaftar di Australia berencana untuk mulai menjual kopi panas siap minum di Indonesia pada akhir tahun.”Kami akan merayakan tahun ke 25 kami [operasi di sini] dengan beberapa berita menarik. Dalam waktu dekat, kami akan menawarkan kopi berkualitas tinggi ke Indonesia, “kata direktur utama CCA Indonesia (CCAI) Kadir Gunduz dalam sebuah briefing media.

Menurut Kandir Gunduz, kopi yang ditawarkan adalah kopi panas dengan kualitas tinggi dan rasa yang sangat nikmat. Walau panas, bukan berarti pelanggan dewa poker tidak bisa menambahkan es untuk sensasi dingin. Sehingga, bagi pelanggan  yang ingin minum kopi dingin, mereka hanya perlu menambahkan es saja. Ini akan menjadi tren baru bagi penggemar kopi di Indonesia.

Kopi awalnya akan diproduksi di luar negeri, namun perusahaan tersebut mempertimbangkan untuk membangun pabrik kopi lokal di Indonesia, jika volume penjualan kemudian mendukung langkah tersebut. Produk baru ini akan melengkapi beberapa kategori minuman yang diproduksi dan dijual perusahaan tersebut di Indonesia, yaitu air mineral, jus, teh, produk susu dan minuman isotonik.

Sebagai tambahan informasi, CCAI sendiri telah mengelola merek Coca-Cola di Indonesia sejak tahun 1992. Perusahaan tersebut memiliki delapan pabrik di berbagai provinsi, menghasilkan rata-rata 2,2 miliar kemasan minuman per tahun. Jika nanti penjualan minuman kopi siap minum ini baik, maka penjualan juga akan semakin meningkat.