Author: <span class="vcard">sandhope</span>

Masa Depan Film Marvel akan Seperti Thor: Ragnarok

Banyak hal telah berubah yang diperlihatkan oleh film Thor terbaru, Thor: Ragnarok. Perubahan ini nampak jelas miliki dampak positif pada hasil box office. Banyak yang membuat perbandingan bahwa Thor: Ragnarok mirip dengan film Guardian of the Galaxy dalam banyak hal, dan perbandingan ini tepat untuk sejumlah alasan. Inilah yang memunculkan tanggapan bahwa film Marvel akan mengarah seperti film Ragnarok untuk mendulang kesuksesannya.

Menguatkan Lagi Dunia Kosmik Marvel

Memang, ada kemungkinan yang sangat besar bagi MCU untuk mengarahkan semua filmnya dengan tampilan dan gaya seperti yang ditunjukkan Thor: Ragnarok yang saat ini merajai Box Office. Jika perubahan ini dibuat karena semua cerita Marvel “kosmik” perlu memiliki nada yang sama, maka kita akan banyak melihat hal seperti itu di masa depan film MCU.

Guardian of the Galaxy yang pertama merupakan film yang sangat unik karena berbagai alasan. Awalnya, Guardian of the Galaxy adalah buku komik yang kurang dikenal dan kemudian langsung menjadi hit saat dirilis pertama kali karena memiliki nada yang jauh lebih ringan daripada film MCU lainnya. Alam kosmik Marvel awalnya selalu menjadi tempat yang serius walau sebenarnya humor tidak dilarang.Hanya saja, kesan tersebut dibawakan secara luar biasa di Guardian.

Hal lain yang dilakukan Guardian dan sangat berbeda adalah karena setting film ini terjadi di luar angkasa. Sebagian besar karakternya juga bukan manusia, dan alur ceritanya bahkan hampir tidak menyentuh kejadian atau tidak memiliki hubungan dengan dunia MCU sebagaimana film MCU lainnya. Pemisahan ini adalah bagian dari apa yang membuat Guardian menjadi sangat berbeda. Namun, saat menonton film Avengers: Infinity War, pemisahan ini akan segera lenyap, jadi agak mengejutkan kalau Thor sekarang terlihat sangat mirip dengan Guardian.

Thor, bagaimanapun juga, bukan manusia biasa. Dia adalah dewa dari planet lain, dan “asing” seperti kebanyakan pemeran Guardian of the Galaxy. Dia mungkin lebih mirip dengan Rocket and Groot daripada Tony Stark.Sehingga membuat karakter Thor terasa lebih seperti Guardian dapat membuatnya bekerja dengan baik sebagai jembatan antar dua dunia saat semua superhero berkumpul dalam Infinity War.Namun, mungkin ada sesuatu yang lebih dari itu.

Cerita Kosmik yang Lebih Ringan

Meskipun masih merupakan misteri tentang bentuk fase 4 dari Marvel Cinematic Universe yang akan dibuat nantinya, rumor yang ada saat ini telah menunjukkan dunia yang jauh lebih kosmis dan berhadapan dengan lebih banyak karakter di luar angkasa. Keyakinan saat ini muncul adalah bahwa film Guardian of the Galaxy Vol. 3 akan menjadi semacam Launchpad yang menciptakan karakter togel online dan alur cerita baru yang akan menjadi fokus dari semua hal yang akan terjadi.

Jika ada lebih banyak film Marvel seperti Thor: Ragnarok, kita dapat berasumsi bahwa mereka akan mengikuti nada Ragnarok. Ini sudah diperlihatkan dengan film baru Guardian nantinya. Jadi, ada kemungkinan fase 4 dunia Marvel kali ini akan fokus pada dunia kosmik atau dunia di luar angkasa dan hanya sesekali saja dengan setting berlatar bumi. Ini tentu akan membuat film-film Marvel sangat menarik untuk terus diikuti.

Sudut pandang yang ditampilkan Marvel dengan sentuhan humor dan pembawaan film yang lebih ringan ini dapat kita jumpai di berbagai film Marvel yang akan dirilis tahun 2018 hingga tahun 2019. Namun, fokus pembuatan film Marvel dengan gaya Thor: Ragnarok ini mungkin akan lebih diperlihatkan di tahun 2019. Kita nantikan saja berbagai film Marvel yang akan segera dirilis. Dunia superhero Marvel semakin berkembang.


Coca-Cola Akan Jual Coffe Siap Minum di Indonesia

Perusahaan Coca-Cola terus mencari cara baru untuk menarik jumlah konsumen agar tetap setia mengonsumsi produk-produk mereka. Saat ini, selain memproduksi berbagai minuman bersoda yang sudah sangat populer di dunia, perusahaan tersebut juga mencoba cara baru untuk menarik konsumen dengan menyediakan produk kopi siap minum. Di Indonesia, rencana tersebut sepertinya akan dilangsungkan dalam waktu dekat ini. Mereka pun tampak serius merealisasikan rencana tersebut.

Solusi Penjualan Minuman Soda Turun

Ya, Coca-Cola tengah mencari cara untuk tetap bertahan dan terus memajukan pasar perusahaannya. Saat ini diketahui jika popularitas minuman soda mereka di Amerika Serikat terus menurun. Oleh sebab itu, perusahaan minuman raksasa Coca-Cola saat ini sedang bertaruh dengan cara baru yakni mengenalkan jenis minuman lain: kopi. Apalagi, perusahaan merek Gold Peak, yang dikenal dengan minuman es tehnya, juga telah meluncurkan kopi siap saji di awal 2017.

Para ahli bisnis mengatakan jika ini adalah “langkah yang mungkin menjadi kunci masa depan perusahaan” karena Coca-Cola terlihat cukup kewalahan di tengah penjualan soda yang terus merosot.Analis mengatakan bahwa popularitas kopi meningkat setidaknya minuman inilah yang harus bertanggung jawab atas penurunan penjualan minuman soda.Dua tahun lalu, mungkin orang biasa mengonsumsi minuman soda bahkan saat bangun tidur sekalipun, sekarang kondisi berbeda.

Kopi siap minum sudah menjadi industri senilai $ 2 miliar.Para penggemar kopi pun memiliki sejumlah pilihan menu minuman kopi yang siap minum. Sebagai contoh, industri raksasa Starbucks telah menjajakan Frappuccino dan minuman espresso Espresso Doubleshot selama lebih dari satu dekade dan juga meluncurkan produk tersebut dengan kemasan botol dan dingin yang populer di musim panas. Ini hanya contoh bagaimana penjualan kopi siap minum terus meningkat.

Menariknya lagi, sektor minuman kopi siap minum ini diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan yang terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan, dan Coca-Cola jelas berharap bisa merebut sebagian dari pangsa pasar yang berharga itu karena lebih banyak orang memilih kopi daripada minuman bersoda. Ini pula yang mereka harapkan untuk diterapkan di Indonesia.

Coca-Cola dan Kopi Siap Minum di Indonesia

Perusahaan Coca-Cola Amatil (CCA) yang terdaftar di Australia berencana untuk mulai menjual kopi panas siap minum di Indonesia pada akhir tahun.”Kami akan merayakan tahun ke 25 kami [operasi di sini] dengan beberapa berita menarik. Dalam waktu dekat, kami akan menawarkan kopi berkualitas tinggi ke Indonesia, “kata direktur utama CCA Indonesia (CCAI) Kadir Gunduz dalam sebuah briefing media.

Menurut Kandir Gunduz, kopi yang ditawarkan adalah kopi panas dengan kualitas tinggi dan rasa yang sangat nikmat. Walau panas, bukan berarti pelanggan dewa poker tidak bisa menambahkan es untuk sensasi dingin. Sehingga, bagi pelanggan  yang ingin minum kopi dingin, mereka hanya perlu menambahkan es saja. Ini akan menjadi tren baru bagi penggemar kopi di Indonesia.

Kopi awalnya akan diproduksi di luar negeri, namun perusahaan tersebut mempertimbangkan untuk membangun pabrik kopi lokal di Indonesia, jika volume penjualan kemudian mendukung langkah tersebut. Produk baru ini akan melengkapi beberapa kategori minuman yang diproduksi dan dijual perusahaan tersebut di Indonesia, yaitu air mineral, jus, teh, produk susu dan minuman isotonik.

Sebagai tambahan informasi, CCAI sendiri telah mengelola merek Coca-Cola di Indonesia sejak tahun 1992. Perusahaan tersebut memiliki delapan pabrik di berbagai provinsi, menghasilkan rata-rata 2,2 miliar kemasan minuman per tahun. Jika nanti penjualan minuman kopi siap minum ini baik, maka penjualan juga akan semakin meningkat.


Meski Dibungkam Persija. Bhayangkara FC Tetap Juara Liga 1

Dikalahkan Persija di kandang pada hari Minggu (12/11) lewat skor 1-2 tidaklah membuat pemain Bhayangkara FC muram. Karena dalam pertandingan yang digelar di stadion Patriot Chandra Bhaga di Bekasi itu, Bhayangkara keluar menjadi juara baru Liga 1 Indonesia musim 2017.

 

Selama pertandingan., Bhayangkara sebetulnya sudah bermain penuh semangat apalagi seluruh tiket ludes diburu pendukung mereka. Pada menit ketiga, sang pemain naturalisasi, Ilija Spasojevic berhasil membobol gawang Persija terlebih dulu. Namun di akhir babak pertama, Persija membuat skor imbang lewat tendangan Ramdani Lestaluhu, seperti dilansir Detik Sport.Bermain seri, Bhayangkara bertekad tak ingin dipermalukan. Hanya saja semua usaha mereka masih gagal dan malah Persija menyarangkan gol kedua pada menit ke-85.

 

Namun meskipun menutup Liga 1 dengan kekalahan, anak asuh Simon McMenemy itu tetap keluar sebagai juara Liga 1. Mereka memimpin klasemen akhir dengan total 68 poin, sama dengan Bali United. Hanya saja Bhayangkara unggul head to head atas tim kebanggaan masyarakat pulau Dewata itu. Bali sendiri menutup kompetisi dengan kemenangan usai mengalahkan Persegres Gresik dengan 3-0. Sementara bagi Persija, kemenangan ini membuat mereka menutup Liga 1 dengan poin 61 dan finish di posisi keempat, menggeser Madura United yang dibantai PSM Makassar, 1-6.

 

Manajamen Bhayangkara FC Siapkan Bonus Umroh

 

Kebahagiaan tim berjuluk The Guardian keluar sebagai juara baru Liga 1 memang membuat bangga. Pada awalnya, mereka hanya ditarget posisi lima besar saja. Tak heran atas hasil juara ini, jajaran pemain pun diganjar bonus oleh manajemen klub milik Kepolisian Indonesia itu. Tak main-main, salah satu bonusnya adalah memberangkatkan umroh kepada pemain poker beragama Islam.

 

“Bonus sudah dipikirkan dan itu sudah jauh setelah lawan Madura tanggal 8 November. Kami sudah memikirkan dan ada beberapa acuan dari permintaan pemain untuk bisa diberangkatkan umroh dan lain sebagainya. Itu menurut saya cukup bagus dan akan kami pikirkan karena identik dengan keimanan. Tentu ini hal yang baik dan akan segera kami sampaikan dan bicarakan, ungkap Sumardji, manajer Bhayangkara.

 

Menyadari tak semua pemain bisa diberangkatkan umroh, Sumardji yang ditemui di kantor PSSI hari Senin (13/11) akan memberikan bonus setara yang lain. Telah menyiapkan anggaran bonus sendiri, Sumardji pun enggan membocorkan berapa besar nominalnya. Namun dengan jumlah pemain 16 orang dan harga paket umroh maksimal Rp 20 juta perorang, maka besar kemungkinan bonus kemenangan Bhayangkara menyentuh kisaran 300-an juta rupiah.

 

FIFA Yang Sempat ‘Jadikan’ Bali United Juara

 

Kemenangan Bhayangkara memang cukup menimbulkan skandal. Apalagi mereka mendapat tambahan tiga poin cuma-cuma dari Mitra Kukar yang lalai memakai pemain terhukum. Dalam prosesnya, ternyata Mitra Kukar mengakui jika mereka tidak membaca surat keputusan Komdis atas hukuman Mohamed Sissoko sehingga mereka batal mengajukan banding. Sementara PT LIB juga melakukan kesalahan administrasi dengan tidak memasukkan Sissoko dalam daftar NLB (Nota Larangan Bermain). Kepastian ini terjadi hari Jumat (10/11).

 

Namun gelar juara Bhayangkara ini sempat dinodai oleh kesalahan FIFA yang malah menuliskan Bali United dalam situs resmi mereka sebagai pemenang Liga 1. Terjadi tepat usai pertandingan terakhir Liga 1, kesalahan FIFA ini hanya terjadi selama 10 menit dan kemudian FIFA mengkoreksinya. Atas hal ini, Sekjen PSSI yakni Ratu Tisha menjelaskan, “Memang sempat ada kesalahan. Tapi FIFA sudah kontak langsung dengan kami dan memperbaikinya bahwa Bhayangkara yang juara.”


48 Hari Bertahan, ‘PENGABDI SETAN’ Pamit Dari Bioskop Indonesia

Tak dipungkiri lagi jika film PENGABDI SETAN adalah salah satu karya terbaik yang pernah dilahirkan oleh sineas Joko Anwar. Rilis pertama kali pada 28 September 2017, PENGABDI SETAN melesat menjadi film terlaris di tahun 2017 sekaligus film horor Indonesia tersukses sepanjang masa. Di hari ke-40 sejak masa tayangnya, PENGABDI SETAN sudah menggeser WARKOP DKI REBORN: JANGKRIK BOSS PART 2 sebagai film terlaris 2017.

 

1,5 bulan meneror semua orang, PENGABDI SETAN pun memutuskan mundur dari layar bioskop Tanah Air setelah 48 hari beredar dan mampu mengumpulkan4.203.819 penonton di hari ke-53. Gabungan cerita yang kuat, aktor-aktris cemerlang hingga tata suara dan efek yang luar biasa memang membuat PENGABDI SETAN begitu digandrungi. Sempat cukup lambat di awal, PENGABDI SETAN mampu menunjukkan anomali box office di mana semakin meningkat jumlah penonton setiap pekannya.

 

Kepastian turun layarnya PENGABDI SETAN ini pun dibenarkan oleh Joko. Melalui akun media sosialnya, pria berusia 41 tahun itu juga menjelaskan bahwa tak akan ada perilisan PENGABDI SETAN dalam bentuk DVD dikarenakan rawan pembajakan. Berakhirnya perjalanan PENGABDI SETAN di bioskop Indonesia rupanya membuat sang aktris pemeran Rini yakni Tara Basro sempat sedih karena harus berpisah dengan para penonton.

 

Kini dengan posisinya sebagai film horor Indonesia tersukses, terlaris sekaligus paling berkualias sepanjang masa, tentu kan memicu para sineas Tanah Air. Bukan tak mungkin jika ke depannya banyak film-film horor Indonesia yang baru rilis akan dibandingkan dengan kesempurnaan PENGABDI SETAN dari berbagai sisi.

 

Boyong Piala Citra Terbanyak di FFI 2017

 

Tak hanya meraih kesuksesan komersial luar biasa, PENGABDI SETAN juga menampilkan film horor yang tak sekedar adegan ditakuti hantu atau nuansa gelap semata. Hal ini terbukti dari film yang mempopulerkan sosok Ayu Laksmi sebagai Ibu si setan yang kembali dari kematian itu berkibar gemilang di ajang perfilman tertinggi Tanah Air, Festival Film Indonesia (FFI).

 

Masuk dalam 13 nominasi FFI 2017 tentu jelas menjadi bukti kualitas PENGABDI SETAN. Dan dalam malam puncak, PENGABDI SETAN berhasil memboyong tujuh Piala Citra lewat kategori Penata Musik Terbaik, Lagu Tema Terbaik, Penata Suara Terbaik, Pengarah Artistik Terbaik, Pengarah Sinematografi Terbaik, Penata Efek Visual Terbaik dan Pemeran Anak Terbaik yang diperoleh Muhammad Adhyat berkat peran luar biasanya sebagai Ian, si anak bungsu Ibu.Kemampuan PENGABDI SETAN menembus nominasi FFI membuktikan kalau film horor bisa digarap dengan serius dan benar-benar berkualitas.

 

‘PENGABDI SETAN’ Siap Tayang di 17 Negara

 

Jika memakai sistem hitungan di filmindonesia.or.id dengan Rp 37.000/penonton, maka estimasi pendapatan kotor PENGABDI SETAN mencapai lebih dari 155 miliar rupiah. Mampu mencetak sukses besar di Indonesia, Joko pun siap membawa PENGABDI SETAN tayang di luar negeri. Tak main-main, setidaknya akan ada 17 negara di seluruh dunia seperti Jepang, Polandia, Malaysia, Brasil dan Argentina yang akan kedatangan Ibu.

 

Negara terdekat yang akan menjadi persinggahan PENGABDI SETAN adalah di Malaysia dan Singapura pada 23 November 2017. Penduduk kedua negara tetangga Indonesia ini memang sudah tak sabar untuk melihat teror yang ditawarkan PENGABDI SETAN. Seperti apakah PENGABDI SETAN di luar negeri? Semoga saja Ibu mampu membuat sineas Hollywood jatuh hati dan me­lakukan remake seperti yang acap kali dilakukan kepada film horor Thailand dan Jepang.