Penulis: <span class="vcard">sandhope</span>

Rami Malek Akan Perankan Sosok Villain di Film James Bond

Tentu saja anda masih ingat, bukan, dengan sosok Rami Malek? Ya, aktor yang sukses membawakan peran sebagai Freddie Mercury dalam film Bohemian Rhapsody. Sekarang kabar terbaru datang darinya yang akan segera kembali lagi ke layar lebar lewat film terbarunya yaitu film James Bond yang berjudul No Time To Die.

Rami Malek Akan Jadi Villain

Kabarnya aktor Rami Malek tidak akan menjadi villain yang biasa-biasa saja. Ia akan bermain sebagai super villain yang bakal langsung berhadapan dengan sosok James Bond yang bakal diperankan kembali oleh Daniel Craig. Sebelumnya seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa Bond berhadapan dengan beberapa orang karakter villain togel online terpercaya lainnya yang diperankan oleh Javier Bardem, Mads Mikkelsen, Mathieu Amalric, dan yang paling ikonik adalah Chrisoph Waltz.

Dilihat dari beberapa foto behind the scene yang bermunculan di media sosial, nampaknya karakter Bond ini akan menghadapi musuh yang mana cukup kuat. Hal ini mengingat dalam beberapa gambar ia memiliki luka, memar dan juga darah di tubuhnya.

Sudah dipastikan bahwa Rami Malek lah yang akan jadi musuh terbesar dan terkuat Bond di film  No Time To Die ini. ia dinilai sangat cocok memerankan sosok antagonis utama dalam film baru ini. malek dikabarkan akan menjadi villain dengan karakter yang kejam dan akan menyusahkan agen rahasia 007.

Menggantungkan Harapan Sosok Villain pada Malek

Dilansir dari Jawa Pos peran Malek sebagai musuh utama Bond ini diungkapkan oleh sang produser, Barbara Broccoli. Ia yang sukses menyabet penghargaan Academy Awards 2019 karena penampilanya yang sangat memukau sebagai vokalis banda rock Queen, Freddie Mercury, pada film Bohemian Rhapsody ini, betul-betul dipercaya untuk membangun sendiri karakternya di dalam film ini.

“Kami benar-benar menyerahkan skrip kepadanya, dan dia sangat cocok menjadi seorang penjahat kelas kakap,” kata Broccoli dilansir dar Jawa Pos.

Malek bakal memegang peran sebagai penjahat bernama Safin. Walaupun perannya belum jelas dijabarkannya, Broccoli sendiri mengatakan bahwa Safin nanti akan tampil sebagai penjahat yang amat sangat bengis. “Ia akan membuat James Bond kerepotan setengah mati. Ia juga akan jadi karakter yang snagat jahat.”

No Time To Die sendiri adalah film ke-25 James Bond. Tokoh agen rahasia yang diciptakan oleh Ian Fleming itu sudah lama dinanti-nantikan oleh pecinta film Bond. Craig yang didapuk lagi menjadi James Bond telah sukses membawakan perannya dalam film James Bond lainnya misalnya Spectre, Quantum of Solace, dan Casino Royale.

Beberapa waktu lalu, Malek sempat diwawancarai dan mengatakan bahwa ia sangat bersemangat dalam memerankan karakter Villain dalam film James Bond No Time To Die. “Karakternya hebat dan saya sangat bersemangat,” ungkapnya dikutip dari Media Indonesia.

“Tapi saya harus berdiskusi dulu dengan Cary,” imbuhnya Selasa (29/10) kemarin. Ia juga menegaskan bahwa karakternya tidak ingin terkait dengan tindakan terorisme atau yang mewakili ideology atau agama tertentu. “Cary menjelaskan meskipun antagonis, peran saya tidak akan seperti itu. tapi hanya scenario yang bagus seperti yang diharapkan banyak orang.” Kata Malek lagi.

Memang ia dan produser film No Time To Die hanya bisa menjanjikan bahwa karakter villain yang akan dibawakan oleh Malek akan jadi karakter villain yang luar biasa karena akan membuat Bond kewalahan. Apakah anda sudah tidak sabar menyaksikannya?


Sampai dengan Pertengahan 2019, Ini lah Film-Film Hollywood yang dianggap Mengecewakan

Sudah ratusan judul film Hollywood yang telah ditayangkan di berbagai bioskop di seluruh dunia. Namun sayangnya tak semua film yang beredar itu memiliki nilai yang bagus di mata para penontonnya. Sebagai sebuah hiburan memang ya, namun jika dilihat lebih dalam lagi, film-film Hollywood ini tidak memiliki nilai positif. Apa saja film-film Hollywood yang dianggap gagal dan tak memberikan nilai positif di tahun 2019, paling tidak sampai pertengahan tahun 2019?

The Hustle 

Film ini dibintangi oleh Anne Hahaway sebagai pemeran utamanya. Dan memang ini bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi film togel online ini. Namun hal ini malahan tak terjadi pada film The Hustle yang dibintanginya. Dalam film drama komedi yang dibintanginya dengan Rebel Wilson, penampilannya malahan tak maksimal.

Hal ini makin diperparah lagi dengan naskah yang kesannya asal jadi saja. Film yang seharusnya bisa mengundang gelak tawa penonton malah terasa garing. Sampai dengan saat ini The Hustle masih tersisa di beberap layar bioskop saja. Bahkan film ini bisa jadi tergusur di minggu ini. 

Hellboy

Film yang didaur ulang sebagai salah satu film Hollywood yang mana paling ditunggu-tunggu di tahun 2019, tapi malahan reboot Hellboy ini melempem. Berharap dari kedigdayaan masa lalu nyatanya sangat tak berpengaruh untuk saat ini. Hellboy versi tahun 2019 ini hadir dengan naskah yang dinilai serampangan. CGI pun dinilai ala kadarnya. Bahkan yang lebih parah lagi plot bahwa Hellboy ini terhubung dengan pedang milik King Arthur ini adalah hal yang paling konyol dari film ini. 

Satu lagi yang membuat film ini makin buruk di mata para penontonnya yaitu masalah sensor yang dinilai ceroboh. Ketika screening perdana, tidak kurang dari setengah jam banyak tamu undangan yang memilih untuk walk out dari bioskop saat menonton film ini. Tidak salah rasanya kalau Hellboy jadi salah satu film Hollywood yang dinilai mengecewakan di tahun 2019. 

The Kid Who Could Be King

Film selanjutnya adalah The Kid Who Could Be King yang sebenarnya datang dari sebuah ide yang menarik. Memang idenya kekinian, Cuma film ini memiliki alur yang terlalu cepat. Bahkan karena itu tak bisa dinikmati dengan baik oleh anak-anak sekalipun. Beberapa anak bahkan Cuma terperangah saja saat menyaksikan film yang sebenarnya memiliki jalan cerita yang menarik ini. 

Serenity

Ada nama Anne Hathaway, Matthew McConaughey, Jason Clarke, Diane Lane, sampai dengan Djimon Hounso yang unjuk gigi di fil ini. Seharusnya film ini mampu menyajikan kemegahan. Sayangnya malah film ini jadi kacau dan tak menarik. Tidak jauh beda dengan film drama yang lainnya, Serenity hanya memberikan drama klise yang tak ada istimewanya. Acting Anne Hathaway dan Matthew McConaughey pun tak sebagus dan semagis yang diharapkan. 

Men in Black: International

Ada nama Chris Hemsworth dan Tessa Thompson di dalam film Men in Black: International namun spinoff dari trilogy Men in Black ini malah terkesan memiliki konsep yang asal jadi. Rasanya performa dua artis kondang di atas terasa tanggung. Keduanya malah masih membawa aroma Asgard di dalam film Thor. Joke yang dilontarkan pun tak seperti saat Men in Black hadir dengan pemeran Will Smith dan Tommy Lee Jones. Mungkin memang benar, No Will Smith, No Party. Bagaimana menurut anda?


Benarkah Manchester United Tidak Ingin Barter Paul Pogba Dengan Neymar?

Musim ini, menjadi permulaan awal Manchester United bersama Solksjaer untuk mewujudkan pembentukan tim seperti yang diinginkan. Seperti pembelian pemain yang tepat dan dibutuhkan oleh tim. Pertimbangan para pemain yang krusial untuk perkembangan tim Manchester United. Oleh karena itu, pilihan untuk membarter masih dipertimbangkan secara matang.

MU Lebih Memilih Pogba, Barca Akan Pulangkan Neymar

The Telegraph mengabarkan bahwa Manchester United menolak tawaran dari Paris Saint-Germain, di mana membarter Neymar dengan Paul Pogba. Bahkan MU lebih memilih untuk menjual Paul Pogba dibandingkan menukarkannya dengan pemain yang lain.

Pada musim panas tahun ini, Neymar juga berupaya untuk bisa keluar dari PSG. Bahkan ia telah menggelar bersama klubnya membahsa perihal masa depannya. Pemain berusia 26 tahun ini telah mantap untuk angkat kaki dan lepas dari Les Parisiens. Untuk itu, Paris Saint-Germain mencarikan pembeli yang potensial untuk Neymar.

Digadang-gadang Barcelona berminat untuk memulangkan penyerang asal Brasil tersebut. Namun, masih dalam hal ditangguhkan karena harga yang ditawarkan dalam kategori cukup mahal. Bahkan ada pula desus yang mengabarkan bahwa Neymar akan turut bergabung dengan Juventus.  Agen sekaligus ayah dari Neymar, atau Neymar senior sudah pernah berada di Turin untuk melakukan negosiasi dengan Juventus. Namun, dari kabar tersebut tampaknya tidak ada kabar lebih lanjut. Akankah Neymar bergabung dengan Juventus atau barcelona?

Berita terbaru, menyiratkan bahwa Paris saint-German mencoba menawarkan Paul Pogba ke Manchester United. Dari penawaran tersebut, untuk penggantinya Manchester United perlu melepaskan Paul Pogba yang mana juga ingin mencari klub baru.

Manchester United Menolak Barter?

Kepada para klub yang berminat dengan pemain Paul Pogba, Manchester United meminta harga berkisaran 180 juta poundsterling ataupun jika dirupiahkan berada pada kisaran 3,1 triliun. Pemain judi togel online yang ulung dengan nomina pembelian cukup mahal. Sedangkan squad PSG akan melepaskan Neymar jikalau mendapat tawaran sekitar 200 juta poundsterling atau 3,4 triliun.

Dari uraian di atas, mengindikasikan bahwa harga pada kisaran yang hampir sama. Namun, ternyata The Red Devils menampik tawaran tersebut dari pihak PSG. Manchester United tetap memilih Paul Pogba untuk bertahan dalam timnya di Old Trafford. Selain hal tersebut, Manchester United juga menolak karena permasalahan finansial pula.

Dari pemaparan di atas memang Paul Pogba mengutarakan keinginannya untuk mencari klub baru. Namun, Paul Pogba tetap masih ikut dalam sesi pramusim Manchester United. Paul Pogba, pemain yang berasal dari Perancis tersebut masih tetap bermain dalam laga uji coba. Sementara, Neymar kabarnya justru mangkir dalam pelatihan pramusim PSG.

Jika melihat penilaian dari pemain MU, salah satunya yaitu Juan Mata, menyebut bahwa Paul Pogba menjadi pemain krusial untuk timnya. Selain itu, Mata berharap pula jika Pogba masih bertahan dengan berseragam MU.

Mata juga menjelaskan bahwa Paul Pogba merupakan salah satu gelandang yang fantastis, ia merupakan salah satu pemain baik, sangat positif, dan pengaruh baik bagi timnya. Ia juga menuturkan bahwa sesama anggota setim dan teman, ia akan bahagia jika Pogba bertahan dan menjadi bagian pemain terbaik dalam timnya.

Seperti pemberitaan di atas, Pogba telah santer diperbincangkan akan keluar dari Manchester United pada musim panas tahun ini. Gelandang yang berasal dari Prancis tersebut merasa kurang nyaman dan mencari tantangan baru dan menantang di luar Manchester. Paul Pogba juga telah memakai seragam setan merah selama tiga musim. Dulunya, Manchester United mendatangkan Paul Pogba dari Juventus pada tahun 2016. Pembelian pemain tersebut berkisar dengan harga 89 juta poundsterling atau 1,5 triliun.


Jokowi:dari Wali Kota PKL’ Sampai Nyapres 2 Kali

Pernyataan Presiden Joko Widodo membuat beberapa orang trenyuh juga. Dirinya mengatakan, “Saya juga bingung…Saya sendiri tidak popular dan bukan orang politik.” Itu lah sepenggal kalimat yang terlontar darinya. Lalu disusul dengan tawanya yang khas ketika ia ditanya megapa ia mau dicalonkan oleh PDI Perjuangan sebagai walkot Solo pada tahun 2005 silam.

Berangkat dari Walkot Solo

Pertanyaan itu diajukan padanya dalam wawancara khusus yang dibuat oleh BBC Indonesia pada tanggal 25 Juli 2011 saat ia masih menjadi orang pertama pada jajaran Pemerintah Kota Solo. Di salah satu ruangan utama yang ada di rumah dinasnya yang terletak di pusat kota Solo, Jokowi menerima pewarta itu untuk wawancara khusus itu. Saat itu, ia mengenakan jas hitam dengan emblem wali kota pada dada kanannya.

“Pada saat (Pilkada Solo tahun 2005) pertama, ya, ‘kecelakaan’, karena calon lainnya pintat-pintar dan juga sangat popular.” Tawanya kemudian kembali pecah. “Saya sendiri tidak lah popular dan bukan lah orang politik,” ungkapnya lagi.

Kepada wartawan itu ia juga menyatakan bahwa dirinya “tidak menyangka dan membayangkan sebelumnya” bahwa ia akan terjun ke dunia politik dan akhirnya bersaing menjadi wali kota. Saat dirinya akhirnya terpilih sebagai Wali Kota Solo di Pilkada 2005, Jokowi dan juga pasangannya saat itu meraih sebanyak 37% suara. Pria yang lahir pada tahun 1961 ini mengaku bahwa ini sudah menjadi takdirnya.

“Ini lah hidup, saya jalani saja hidup saya yang sudah digariskan oleh Yang di Atas,” katanya lagi. Di Pilkada Solo tahun 2010, ia makin berkibar lagi dengan meraih kemenangan sebanyak 91%! Dan ia, tentu saja, terpilih lagi.

Takdir atau ‘garis dari atas itu’ pada akhirnya mengantar lulusan Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta tersebut menjadi Presiden Indonesia lewat ajang Pilpres 2014 setelah sebelumnya melaju tidak terkejar lawan-lawan politiknya di ajang Pilkada Jakarta 2012.

‘Wali Kota PKL’ dan Kritikan untuk Jokowi

Sebagai Wali Kota Solo yang baru, Jokowi, begitu ia disapa, mulai dikenal banyak orang setelah ia berhasil menata PKL (Pedagang Kaki Lima) di Kota Solo, tanpa ada gejolak sama sekali. Ketika itu, Jokowi dianggap bisa mematahkan mitos pemindahan PKL mesti berujung pada bentrokan antara apparat dan juga pedagang, seperti apa yang terjadi di wilayah yang lainnya.

Di tahun 2006, sekitar 900 pedagang di Taman Banjarsari yang ada di pusat Kota Solo, berhasil untuk dibujuk Jokowi pindah ke lokasi yang baru. Gebrakan ini lah yang membuatnya muncul menjadi tokoh yang menonjol di mata kebanyakan para warga Solo dan akhirnya melambungkan Namanya. Apalagi, media lalu banyak meliputnya.

Ditambah lagi, dari sisi kerakyatan, ia sangat menonjol. Cara penggusurannya juga sangat manusiawi. Setidaknya itu yang diungkapkan oleh salah satu wartawan yang telah menjadi profesinya togel hk itu sejak tahun 1997.

Yang dituturkan oleh Jokowi, pemindahan PKL itu tidak lah mudah. Ia mengaku mesti menjalin komunikasi dan juga negosiasi berbulan-bulan lamanya dengan perwakilan PKL, jadi mereka akhirnya mau pindah ke lokasi yang baru tanpa protes.

“Saya melakukan pendekatan manusiawi pada mereka,”ungkap Jokowi menggambarkan proses komunikasinya dengan PKL-PKL itu. Keberhasilannya memindahkan PKL itu tanpa ribut-ribut tersebut dianggap sebagai salah satu contoh keberhasilannya semenjak ia dipercaya jadi Wali Kota Solo. Dan sekarang, Jokowi siap menghadapi lawan politiknya, Prabowo untuk menjadi presiden Indonesia lagi.


Luka Modric Raih Trofi Ballon d’Or 2018

Roda kehidupan memang terus berputar, terkadang diatas dan terkadang dibawah. Seperti itulah kehidupan yang dirasakan pesepak bola Luka Modric. Masa kecil yang dipenuhi duka di tempat pengungsian akhirnya membuatnya merasakan manisnya kehidupan. Gelandang Real Madrid ini usai mengantar Real Madrid menjadi juara Liga Champions tiga kali berturut-turut, akhirnya sukses menjadikan dirinya pantas meraih trofi Ballon d’Or 2018.

Menjadi Kapten Tim Nasional Kroasia

Banyak yang sudah memprediksikan bahwa Luka Modric pasti meraih trofi Ballon d’Or 2018. Hal itu pun mengakhiri dominasi Christiano Ronaldo dan Lionel Messi di trofi serupa sebelumnya. Usai sukses mengatar Real Madrid memenangi trofi Liga Champions, Modric pun selanjutnya bersinar bersama tim nasional Kroasia.

Saat bermain di Piala Dunia 2018, Modric untuk pertama kalinya sukses memimpin sebagai kapten tim nasional Kroasia untuk menembus final Piala Dunia untuk pertama kalinya. Kesuksesan itupun semakin menegaskan kemampuan yang ia miliki di atas lapangan merupakan talenta yang tak bisa diragukan.

Meski harus tumbuh di pengungsian dan menjadi korban perang yang terkenal dengan Croation War of Independence, ia tetap tangguh berdiri sampai sekarang meski perang itu memaksanya mengungsi demi keselamatan hidupnya. Meski ia tumbuh bersama luka atas kematian kakeknya yang dibunuh usai penangkapan, Modric tetap gemilang di usia 33 tahunnya.

Luka Modric lahir di Zadar pada 9 September 1985. Kehidupannya di masa lalu bisa dibilang jauh dari kenyamanan dan ketenangan. Saat itu Kroasia masih menjagi bagian Yugoslavia yang sering rawan akan konflik. Di masa kecil, Modric hidup bersama kakeknya karena kedua orang tuanya sibuk bekerja di sebuah pabrik rajut.

Getirnya Perjalanan Hidup Luka Modric

Modric tinggal di daerah pegunungan Velebit. Berkat hidup bersama kakeknya, ia tumbuh akan kecintaannya terhadap sepak bola. Setiap pagi kakeknya, Luka Sr membawa ternak ke bukit sementara Modric yang saat itu masih berusia enam tahun kian kali bermain bola bersama teman-temannya di sekitar rumah mereka.

Nahas, di tahun 1991 tepatnya pada 9 Desember, Luka Sr ditangkap dan dibunuh secara kejam oleh tentara Yugoslavia. Kala itu peperangan memang sedang dipuncaknya usai Kroasia memerdekakan diri dari tanah Yugoslavia. Kakek Modric ditangkap bersama lima warga desa lainnya saat sedang membawa ternak ke bukit oleh tentara Serbia yang berseragam Yugoslavia. Mereka membunuhnya secara kejam nan sadis.

Usai menangkap kakeknya, tentara Serbia menyerbu tempat tinggalnya dan membakar rumah-rumah penduduk. Akibat perang itu, Modric harus pergi mengungsi ke tempat yang lebih aman. Jauh dari tempat tinggal membuat Modric harus pandai menyesuaikan diri. Karena hidup di sebuah rumah susun, Modric menghabiskan waktunya bermain bola di tempat parkir.

Di tempat itu pula Modric akhirnya bertemu dengan Marko Ostrij. Langkah awal yang akhirnya menjadiakan Modric sebagai pesepakbola profesional. Hal itu lantaran Modric kian bersemangat setiap kali bermain sepak bola. Hingga suatu hari, salah satu pekerja yang tinggal di rumah susun itu menelepon direktor NZ Zadar yakni Josip Bajlo.

Pekerja bandar togel itu meminta agar Josip Bajlo melihat langsung permainan Modric yang kala itu masih berusia tujuh tahun. Josip pun langsung tertarik akan talenta yang dimiliki Modric. Akhirnya tanp pikir panjang, ia menawarkan agar Modric segera mendaftar ke sekolah dasar dan akademi Zadar. Meski awalnya ia kesulitan karena kondisi ekonomi keluarganya buruk, akhirnya Modric bisa bersekolah hingga masuk akademi olahraga berkat pamannya.Sungguh perjuangan yang hebat ya!


Di Quebec Bendungan Hidroelektrik Terbaru Hampir Siap

Di Quebec Bendungan Hidroelektrik

Di Quebec Bendungan Hidroelektrik Terbaru Hampir Siap, Perkembangan teknologi semakin meningkat. Kini, teknologi terbaru berupa hidroelektrik sudah diterapkan di bendungan dengan ukuran raksasa.

Salah satu teknologi hidroelektrik Kanada, yang dibangun di Quebec bahkan hampir siap dioperasikan.

Tentu, ini salah satu prestasi yang menggembirakan. Ada banyak sekali manfaat dari bendungan hidroelektrik ini.

Di Quebec Bendungan Hidroelektrik Menghasilkan Energi Bersih Untuk Amerika

Pada malam yang dingin, deru mesin-mesin berat membelah gema bebatuan melalui hutan boreal Kanada. Suara itu berada di ujung utara provinsi Quebec,

Terdengar dari empat bendungan hidroelektrik besar yang akan menghasilkan

“energi bersih” untuk Amerika Serikat timur laut. Proses pembangunannya hampir selesai. Nantinya, bendungan tersebut akan mengalir sepanjang lebih dari 500 kilometer melalui padang gurun,

Sungai Romaine di wilayah Cote-Nord Quebec.

Sampai ke dinding literal di posisi 51 derajat lintang utara dengan pendirian pembangkit listrik keempat dan yang terakhir. Setelah selesai, proyek konstruksi – yang dimulai pada tahun 2009.

Memperlihatkan perairan dingin dan jernih dari salah satu sungai terpanjang di Kanada yangmengalir ke wilayah sekitarnya. Proses yang cukup lama ini dikerjakan setiap hari dengan menggunakan lebih dari 800 800 truk sampah berat,

Bor dan backhoe loader raksasa untuk membantu proyek tersebut. Para pekerja meratakan gunung untuk memberi ruang bagi pembangkit listrik

Mereka juga mendirikan tanggul sepanjang 500 meter dengan tinggi 90 meter yang akan menahan air yang akan digunakan untuk menghasilkan listrik.

Dari sini, tentu Quebec akan memiliki kelebihan daya,

sehingga pemerintah berharap dapat menjual listrik yang diproduksi di sini ke tetangga Amerika di sebelah selatan dan tentu saja bisa membantu meredam pemanasan global.

Pembangunan Bendungan Di Quebec Bendungan Hidroelektrik Memakan Korban

Prestasi luar biasa ini bukan tanpa risiko, situs konstruksi itu nantinya dapat meluas hingga beberapa kilometer dengan adanya pabrik semen penuh, rumah sakit untuk pekerja, kantor, penggalian dan depot dinamit.

Menurut Christian Guimond, yang bertanggung jawab atas pembangunan bendungan itu

Ini adalah proyek besar dan ada banyak pemangku kepentingan berbeda, banyak kegiatan simultan, dan banyak bahaya untuk dikelola setiap hari, bahkan termasuk serigala dan beruang.

Sudah empat pekerja telah meninggal, sehingga memaksa utilitas publik Hydro-Quebec menangguhkan konstruksi pada tahun 2017 dan mereka kembali meninjau praktik keselamatan tempat kerjanya.

Sekarang ada kesadaran yang lebih besar tentang risiko bagi pekerja,kata Guimond.Dari puncak gunung di dekatnya,

Ia menunjuk ke terowongan sepanjang satu kilometer dan parit yang dibangun untuk mengalihkan sungai sehingga proses pembangunan bendungan berada di atas tanah kering.

Bendungan Akan Selesai Pada 2019

Dengan biaya lebih dari $ 6,5 miliar (US $ 4,9 miliar), bendungan hidroelektrik ini adalah salah satu dari 10 proyek infrastruktur terbesar yang sedang berlangsung di Kanada,

Menempati peringkat di bawah dua renovasi pabrik nuklir, tiga proyek hidroelektrik lain dan jalur kereta bawah tanah Toronto baru.

Bagi penduduk di wilayah ini, proyek hidroelektrik telah menjadi berkah karena dapat menciptakan lapangan kerja di daerah terpencil dan ekonomi,

Tetapi mereka juga tertekan dengan hadirnya banyak pekerja dari luar yang dapat mengancam adat istiadat masyarakat setempat.

Hal ini juga disampaikan oleh Gilbert Pietacho, seorang mandor dan anggota Innus of Mingan.

Dia mengatakan jika awalnya dia tidak menginginkannya, tetapi dia perlu bekerja dan ketika dia mendapat gaji pertamanya, dia mengubah pikiran tentang hal itu.

Ayahnya, yang juga seorang kepala suku kecil dan tinggal di sebuah cagar di pantai utara Sungai Saint Lawrence, adalah ‘musuh’ ganas bagi proyek tersebut.

Kepala suku memiliki dukungan dari kelompok-kelompok lingkungan, seperti Greenpeace, yang telah mengutuk bendungan hidroelektrik besar sebagai “ekologis yang menghancurkan.”


Bungkam Mesir 3-1, Rusia Tatap Babak 16 Besar

Piala Dunia 2018 sepertinya tidak bernasib baik bagi tim-tim Afrika dan Asia. Terutama mereka yang harus berhadapan dengan tuan rumah Rusia, kekalahan tampaknya jadi jawaban. Hal itulah yang dialami Mesir di stadion Saint-Petersburg hari Rabu (20/6) dini hari WIB kemarin. Melawan Rusia, anak asuh Hector Cuper itu harus menerima kekalahan 1-3.

Sejak pertandingan dimulai, Rusia memang sudah mengancam di menit-menit awal seperti saat Sergei Ignasevich yang mengancam gawang Mesir meskipun masih diselamatkan kiper Mohamed El Shenawy. Tak mau terlihat buruk, Mesir gantian membalas di menit ke-16 saat Mahmoud Trezeguet melepaskan tendangan ke kanan gawang Rusia yang masih melenceng, seperti dilansir detikSport.

Sang bintang Liverpool sekaligus ujung tombang Mesir, Mohamed Salah yang dimainkan Cuper mulai memperlihatkan kualitasnya. Pemuda berusia 25 tahun yang sempat absen beberapa pekan usai cedera di final Liga Champions 2018 itu mengancam pada menit ke-42 dan sempat melepaskan tendangan kiri ke gawang Igor Akinfeev. Namun hingga babak pertama usai, kedua tim imbang tanpa gol.

Mimpi buruk bagi Mesir bermula di menit ke-47 karena aksi gol bunuh diri Ahmed Fathy saat gagal menghalau tendangan Aleksandr Golovin. Mencoba membalas, Salah mendapat peluang di menit ke-55 tapi lagi-lagi gagal. Mesir malah kebobolan di menit ke-59 lewat Denis Cheryshev dan tiga menit kemudian oleh Artem Dzyuba. Terpuruk, Mesir mendapat penghiburan lewat penalti Salah di menit ke-77 yang akhirnya sukses dia lakukan membuat pertandingan usai 3-1 untuk Rusia.

 

Salah Tak Mampu Genjot Mesir

 

Baru pertama kali diturunkan Cuper di laga kedua Mesir dalam Piala Dunia 2018, performa Salah dianggap tak kuat membantu Mesir. Salah memang langsung dimainkan Cuper setelah absen melawan Uruguay karena The Pharaohs dituntut menang jika memang ingin lolos dari fase grup. Terbebani harapan tinggi seluruh rakyat Mesir dan para penggemarnya, Salah justru tampak di bawah ekspektasi. Bahkan Opta melansir kalau dirinya cuma 19 kali menyentuh bola di babak pertama, terkecil dibandingkan pemain togel online Mesir lain.

Selama 90 menit bermain, Salah hanya melakukan empat kali tembakan dengan dua gagal, satu berhasil dihadang dan satu berbuah gol lewat penalti, seperti dilansir Whoscored. Tak cuma itu saja, Salah dianggap tak bisa jadi motor penggerak punggawa Mesir sehingga membuat peluang mereka selama melawan Rusia begitu sedikit. Atas penampilan Salah, Cuper kepada Sky Sports sempat menilai kalau hal ini karena cederanya yang seolah terpaksa harus sembuh secepatnya demi meningkatkan mental Mesir.

 

Mesir Tersingkir Dari Piala Dunia 2018?

 

Dan setelah dua kekalahan beruntun di laga Grup A, Mesir tampaknya harus angkat kaki dari Piala Dunia 2018. Hal ini terjadi setelah Uruguay mengalahkan Arab Saudi dengan skor tipis 1-0 pada Rabu (20/6) malam WIB. Kemenangan Uruguay itu didapat berkat gol tunggal Luis Suarez yang membuat tim Amerika Selatan itu menemani tuan rumah Rusia ke babak 16 besar.

Sementara itu di Grup B, peluang lolos ke babak selanjutnya tampak dimiliki oleh Spanyol dan Portugal. Kedua tim besar asal Eropa itu sama-sama memetik kemenangan tipis 1-0 di mana Spanyol mengalahkan Iran dan Portugal membungkam Maroko. Hasil ini membuat Maroko mengikuti jejak Arab Saudi dan Mesir yang harus pulang dengan tampaknya Iran akan menyusul serta. Dengan begitu ada empat tim yang sudah lolos adalah Rusia, Uruguay, Spanyol dan Portugal.


Tak Sesuai Target, ‘SOLO’ Jadi Film ‘STAR WARS’ Terburuk?

Sebagai salah satu franchise film tertua yang pernah ada di Hollywood, STAR WARS memang sudah memiliki basis fans yang sangat kuat. Bahkan saat FORCE AWAKENS (2015) rilis dan mampu mengumpulkan pundi-pundi box office global hampir dua miliar dolar Amerika, Disney seolah disadarkan kalau penggemar berat STAR WARS masihlah sangat besar. Tak heran kalau mereka terus mengembangkan kisahnya hingga merilis film-film lepasan alias proyek spin-off.

Dan kali ini proyek spin-off pun ditujukan kepada karakter Han Solo lewat SOLO: A STAR WARS STORY yang rilis pada 25 Mei 2018. Sebagai bagian dari STAR WARS, SOLO jelas memiliki beban berat. Apalagi tiga film STAR WARS sebelumnya selalu sukses meraup pendapatan domestik di atas USD 150 juta dalam pekan pertamanya. Sebut saja ROGUE ONE (2016) dengan USD 155,1 juta, lalu LAST JEDI (2017) dengan USD 220 juta dan tertinggi adalah FORCE AWAKENS dengan USD 248 juta.

Hanya saja tampaknya nasib buruk jelas dialami oleh SOLO. Memasang target USD 130-150 juta, film arahan Ron Howard itu justru cuma mampu memperoleh box office USD 101 juta dari 4.381 layar di Amerika Utara. Hal ini mentahbiskan SOLO sebagai film STAR WARS dengan pendapatan terendah di minggu pertama. Salah satu alasan terkuat anjloknya pendapatan SOLO ini karena Disney merilisnya hanya dalam waktu lima bulan setelah LAST JEDI.

Pemilihan Alden Ehrenreich sebagai Han Solo dirasa tidak tepat lantaran aktingnya yang tak sebanding dengan Harrison Ford, pemeran Solo dalam kisah originalnya. Tingginya kritiktan negatif atas SOLO pun membuat Howard angkat bicara. Menurutnya, SOLO memang tidak memiliki target yang dituju meskipun menjadi proyek togel online yang menyenangkan baginya. Pergantian sutradara dari Chris Miller dan Phil Lord ke dirinya dianggap sebagai salah satu alasan sehingga membuat Howard merombak ulang 70% adegan SOLO.

 

Ini Alasan Lucasfilm Pilih Alden Ehrenreich Sebagai Han Solo

 

SOLO memang lebih fokus pada latar belakang Han Solo sebelum dirinya berjumpa dengan Luke Skywalker dan Obi Wan Kenobi. Dalam kisah masa mudanya, Solo akan berjumpa dengan dua sobat karibnya, Chewbacca (Joonas Suotamo) dan Lando Calrissian (Donald Glover) serta kepemilikan Millenium Falcon. Kendati banyak cibiran atas pemilihan Ehrenreich sebagai Solo, Lucasfilm pun akhirnya angkat bicara. Menurut mereka, Ehrenreich adalah satu-satunya aktor yang tepat sebagai Han Solo muda.

Meskipun demikian, dalam proses produksinya sempat muncul rumor bahwa Disney begitu frustasi dengan kemampuan akting Ehrenreich yang ternyata tak sesuai harapan. Mereka bahkan sampai menyewa jasa guru akting untuk Ehrenreich.

 

Harrison Ford Beri Pujian Untuk ‘SOLO’

 

Kendati lebih banyak menuai kritikan, faktanya Ford sepertinya cukup menikmati SOLO. Empat kali berperan sebagai penyelundup paling populer di galaksi, Ford memang dianggap paling sempurna sebagai Han Solo. Dilansir Variety, aktor senior itu bahkan mengakui sudah dua kali menonton SOLO dan sangat kagum pada  hasilnya. Hal ini dibenarkan oleh Howard yang terkejut karena Ford yang biasanya dikenal apatis, mendadak memuji Ehrenreich yang dirasa berhasil menghidupkan Han Solo muda.

Sudah jadi rahasia umum jika Ford memang memiliki hubungan benci-tapi-cinta pada karakter Han Solo. Meskipun tokoh itu membuat karier aktingnya melesat, Ford tak bisa menutupi rasa bosannya saat harus menjadi Han Solo lagi.


Sebanyak 350 Juta Pelanggan Seluler Telah Registrasi Prabayar

Jumlah pelanggan seluler yang telah melakukan registrasi kartu prabayar sudah mencapai 350 juta. Angka itu bakal dihitung lagi pada tanggal 2 Mei nanti.

Akan dihitung Lagi

Noor Iza selaku Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebutkan bahwa angka registrasi agen togel online tersebut berdasarkan data per tanggal 24 April 2018. “Kami sudah melakukan rekonsiliasi data. Kurang lebih ada 350 juta nomor lebi dan akan dilakukan kembali perhitungan pada tanggal 2 Mei mendatang,” ujarnya ditemui di Gedung Kemenkominfo pada hari Senin (30/4).

Angka ini berarti menyiratkan bahwa besar kemungkinannya akan terus bertambah lagi mengingat periode registrasi kartu prabayar tak berhenti pada tanggal 1 Mei esok.

Ahmad Ramli, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemenkominfo sebelumnya telah menyatakan bahwa hukumnya wajib bagi para pengguna kartu prabayar untuk registrasi nomor seluler prabayar dan akan terus berjalan.

Hanya saja, mereka yang mana belum juga melakukan registrasi mesti siap menerima konsekuensi tak bisa mengakses layanan telepon, sms, sampai dengan layanan data seluler. “Nanti malam jam 00.00 akan dilakukan pemblokiran,” kata Noor.

Mulai tanggal 1 Mei 2018 nanti, pendaftaran nomor seluler masih dapat dilakukan selama nomor itu masih hidup. Sebelumnya pada pertengahan bulan Maret yang lalu, Komisi I DPR RI menemukan ada pelanggan yang teregistrasi pada operator berbeda yakni 46 juta dengan yang terdaftar pada sistem Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil.

Operator sendiri mencatat pelanggan-pelanggan yang telah mendaftar dan mencapai sebanyak 304 juta sedangkan data dari Ditdukcapil mencapai 350 juta pelanggan.

Masih Bisa Registrasi Setelah ‘May Day’

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa pelanggan seluler kartu prabayar sendiri pasalnya masih bisa melakukan registrasi kartu SIM sesudah batas waktu tenggang yakni tanggal 1 Mei 2018. Hal tersebut dimungkinkan selama masa aktifnya masih belum berakhir.

Ahmad Ramli juga sekali lagi menegaskan hal itu melalui laman resmi milik Sekretariat Kabinet. Ia menyebutkan bahwa registrasi ulang setelah tanggal 1 Mei nanti dapat dilakukan melalui beberapa cara yaitu SMS ke nomor 4444, bisa juga dengan telepon call centre penyedia layanan, dan juga menu USSD atau bahkan melalui portal internet.

“Dengan melalukan registrasi ulang maka layanan telekomunikasi bisa dipulihkan seperti sedia kala,” ujarnya pada minggu lalu, Jumat (27/4).

Dengan demikian, fungsi dari kartu prabayar yang belum juga diregistrasi ulang tak sepenuhnya mati setelah tanggal 1 Mei nanti. Tanggal 1 Mei dikenal juga sebagai Hari Buruh Internasional atau kerap juga disebut dengan May Day. kemenkominfo memerintahkan kepada seluruh operator seluler untuk memblokir semua nomor prabayar yang belum juga melakukan registrasi ulang pada tanggal 1 Mei 2018.

Perintah tersebut sesuai dengan Ketetapan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 sial Petunjuk Pelaksanaan Registrasi Kartu Prabayar Seluler.

Di batas waktu terakhir tersebut, operator bakal memblokir layanan data untuk yang belum melakukan layanan registrasi nomor prabayarnya. Hal itu adalah konsekuensi dari fase terakhir periode pendaftaran yang sudah dimulai dari tanggal 31 Oktober 2017.

“Dalam rangka melindungi data pribadi dan juga menciptakan kenyamanan masyarakat , maka diimbuh pada perusahaan-perusahaan perbankan, asuransi, kartu kredit, TV Kabel, peritel dan lainnya yang berhubungan dengan nomor telepon pelanggan supaya menghindari marketing dalam bentuk menghubungi calon pelanggan lewat SMS atau telepon yang datanya diperoleh secara tanpa hak,” tukas Ramli.


‘HELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN’ Tayang 11 Januari 2019

Diciptakan pada tahun 1993, Hellboy menjelma menjadi seorang anti-hero yang digandrungi banyak orang. Hingga akhirnya sang bocah neraka yang menumpas kejahatan supranatural itu menarik perhatian Guillermo del Toro. Sutradara yang baru saja meraih Oscar lewat THE SHAPE OF WATER (2018) itu menghasilkan dua film Hellboy pada tahun 2004 dan 2008 yang sukses berat dan menghasilkan total USD 260 juta dari peredarannya di seluruh dunia.

Satu dekade mati suri, sang pencipta Hellboy yakni Mike Magnola membuat kejutan kepada seluruh fans setan berwarna merah itu. Magnola mengumumkan bahwa akan ada HELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN. Hanya saja film ini bukanlah sekuel ketiga melainkan jadi proyek reboot dalam franchise Hellboy. Alih-alih mengajak kembali del Toro yang masih berminat dengan Hellboy, proyek reboot ini justru menggaet sutradara baru yakni Neil Marshall. Jika anda tidak tahu, Marshall dikenal karena menjadi salah satu sutradara serial TV super populer, Game of Thrones (GoT).

Untuk HELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN ini, menurut Magnola akan menjadi film dewa poker online kategori R-Rated yang artinya bakal banyak sekali unsur kekerasan dan unsur dewasa. Namun kategori ini adalah hal biasa bagi Marshall jika melihat rekam jejaknya dengan GoT. Lagipula dalam beberapa tahun terakhir, film-film R-Rated mampu sukses besar seperti KINGSMAN: THE SECRET SERVICE (2015), DEADPOOL (2016) dan tentunya LOGAN (2017).

Selain kehilangan del Toro, reboot Hellboy ini juga kehilangan Ron Perlman, pemeran sang bocah neraka dalam dua filmnya. Kali ini karakter Hellboy dipercayakan kepada David Harbour yang terkenal berkat perannya sebagai Jim Hopper di sebuah serial TV. Jika sesuai jadwal, HELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN akan tayang pada 11 Januari 2019.

 

Diprotes, Ed Skrein Mundur Dari Reboot Hellboy

 

Selain Harbour, nama lain yang sudah dipastikan bergabung adalan Ian McShane. McShane akan berperan sebagai Professor Trevor Broom, ayah angkat Hellboy. Hanya saja di saat produksi, HELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN ditera kabar kurang menyenangkan yakni pengunduran diri Ed Skrein. Pemeran Daario Naaharis dalam GoT musim kedua ini memilih keluar dari proyek reboot Hellboy lantaran isu whitewashing alias praktek pemaksaan pemeran kulit putih dalam produksi film yang membuatnya banjir protes.

Skrein seharusnya berperan sebagai Major Ben Daimio yang dalam komiknya digambarkan sebagai karakter keturunan Asia. Melalui akun Twitternya, Skrein mengaku dirinya tak menyadari kalau Daimio adalah pria turunan Asia dan memilih mundur dari HELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Pasca Skrein memilih mundur, Lionsgate dan Millennium kabarnya tengah dalam tahapan negosiasi dengan Daniel Dae Kim sebagai penggantinya. Dilansir AceShowbiz, Dae Kim adalah aktor Korea-Amerika yang dirasa sangat cocok untuk menjadi Daimio. Sekedar informasi, Daimio digambarkan sebagai perwira Jepang-Amerika di Biro Pertahanan dan Penelitian Paranormal yang memiliki kemampuan berubah jadi jaguar.

 

Milla Jovovich Jadi Musuh Utama Hellboy

 

Sudah memulai proses produksi sejak September 2017, naskahHELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN ini ditulis langsung oleh Magnola bersama Andrew Cosby dan Christopher Golden. Dilansir Hollywood Reporter, kabarnya HELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN akan mengisahkan aksi Hellboy yang melawan penyihir abad pertengahan, Nimue, yang begitu ingin memusnahkan umat manusia. Dan karakter penyihir haus darah Nimue sudah dipastikan diisi oleh aktris cantik Milla Jovovich.