Diciptakan pada tahun 1993, Hellboy menjelma menjadi seorang anti-hero yang digandrungi banyak orang. Hingga akhirnya sang bocah neraka yang menumpas kejahatan supranatural itu menarik perhatian Guillermo del Toro. Sutradara yang baru saja meraih Oscar lewat THE SHAPE OF WATER (2018) itu menghasilkan dua film Hellboy pada tahun 2004 dan 2008 yang sukses berat dan menghasilkan total USD 260 juta dari peredarannya di seluruh dunia.

 

Satu dekade mati suri, sang pencipta Hellboy yakni Mike Magnola membuat kejutan kepada seluruh fans setan berwarna merah itu. Magnola mengumumkan bahwa akan ada HELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN. Hanya saja film ini bukanlah sekuel ketiga melainkan jadi proyek reboot dalam franchise Hellboy. Alih-alih mengajak kembali del Toro yang masih berminat dengan Hellboy, proyek reboot ini justru menggaet sutradara baru yakni Neil Marshall. Jika anda tidak tahu, Marshall dikenal karena menjadi salah satu sutradara serial TV super populer, Game of Thrones (GoT).

 

Untuk HELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN ini, menurut Magnola akan menjadi film dewa poker online kategori R-Rated yang artinya bakal banyak sekali unsur kekerasan dan unsur dewasa. Namun kategori ini adalah hal biasa bagi Marshall jika melihat rekam jejaknya dengan GoT. Lagipula dalam beberapa tahun terakhir, film-film R-Rated mampu sukses besar seperti KINGSMAN: THE SECRET SERVICE (2015), DEADPOOL (2016) dan tentunya LOGAN (2017).

 

Selain kehilangan del Toro, reboot Hellboy ini juga kehilangan Ron Perlman, pemeran sang bocah neraka dalam dua filmnya. Kali ini karakter Hellboy dipercayakan kepada David Harbour yang terkenal berkat perannya sebagai Jim Hopper di sebuah serial TV. Jika sesuai jadwal, HELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN akan tayang pada 11 Januari 2019.

 

Diprotes, Ed Skrein Mundur Dari Reboot Hellboy

 

Selain Harbour, nama lain yang sudah dipastikan bergabung adalan Ian McShane. McShane akan berperan sebagai Professor Trevor Broom, ayah angkat Hellboy. Hanya saja di saat produksi, HELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN ditera kabar kurang menyenangkan yakni pengunduran diri Ed Skrein. Pemeran Daario Naaharis dalam GoT musim kedua ini memilih keluar dari proyek reboot Hellboy lantaran isu whitewashing alias praktek pemaksaan pemeran kulit putih dalam produksi film yang membuatnya banjir protes.

 

Skrein seharusnya berperan sebagai Major Ben Daimio yang dalam komiknya digambarkan sebagai karakter keturunan Asia. Melalui akun Twitternya, Skrein mengaku dirinya tak menyadari kalau Daimio adalah pria turunan Asia dan memilih mundur dari HELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN sebagai bentuk tanggung jawab moral.

 

Pasca Skrein memilih mundur, Lionsgate dan Millennium kabarnya tengah dalam tahapan negosiasi dengan Daniel Dae Kim sebagai penggantinya. Dilansir AceShowbiz, Dae Kim adalah aktor Korea-Amerika yang dirasa sangat cocok untuk menjadi Daimio. Sekedar informasi, Daimio digambarkan sebagai perwira Jepang-Amerika di Biro Pertahanan dan Penelitian Paranormal yang memiliki kemampuan berubah jadi jaguar.

 

Milla Jovovich Jadi Musuh Utama Hellboy

 

Sudah memulai proses produksi sejak September 2017, naskahHELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN ini ditulis langsung oleh Magnola bersama Andrew Cosby dan Christopher Golden. Dilansir Hollywood Reporter, kabarnya HELLBOY: RISE OF THE BLOOD QUEEN akan mengisahkan aksi Hellboy yang melawan penyihir abad pertengahan, Nimue, yang begitu ingin memusnahkan umat manusia. Dan karakter penyihir haus darah Nimue sudah dipastikan diisi oleh aktris cantik Milla Jovovich.